desember ‘12
aku menyukaimu dengan
perlahan
cinta yang seperti air,
setetes demi setetes hingga kini menjadi sebuah aliran..
cinta yang seperti air,
setetes demi setetes hingga kini menjadi sebuah aliran..
aliran yang tak
seorang pun mampu membendungnya
aku tak pernah
mengerti kenapa
logikaku lumpuh, hati
tak mengikuti tuannya
ya, karena hatiku tak
bertuan
hatiku tak bertuan
logika
aku kini hanya berjalan
dengan hati yang penuh cinta
yang ku sadari tanpa kepastian apalagi jaminan
yang ku sadari tanpa kepastian apalagi jaminan
tapi aku bahagia
bahagia dengan segala
yang ada dan semua yang terjadi
aku sungguh tak
mengerti
saat aku membuka mata
hingga aku terpejam hanya dirimu yang kupikirkan
entahlah, yang aku
tahu hanya bahwa aku mencintaimu